Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

iklan header

Macam-Macam Jenis Aplikasi Server yang Perlu Anda Ketahui

jenis-aplikasi-server
Sumber : Freepik

Belakangan ini kita sedang sering-seringnya memakai perangkat keras berupa laptop, komputer, handphone dan perangkat keras lainnya. Tapi, tahukah anda bahwa di sebuah perangkat keras ada yang dikenal sebuah sistem bernama server. Dalam dunia IT, server begitu berpengaruh dalam pengoprasiannya, tentunya server juga memerlukan aplikasi untuk melayani permintaan akses dari kliennya. Sebelum kita bahas macam-macam aplikasi server, kita kulik dulu apa itu server.

Pengertian Server


Server atau dalam bahasa Indonesia disebut Peladen, merupakan suatu sistem komputer yang menyediakan jenis layanan berupa penyimpanan data. Data yang disimpan dalam server merupakan data berupa informasi dan berbagai jenis dokumen yang kompleks.

Berikut adalah beberapa jenis aplikasi server yang perlu Anda ketahui :

1. Web Server


Web server merupakan perangkat lunak yang dipasang dalam sebuah server untuk melayani permintaan khusus HTTP dan HTTPS yang diakses melalui aplikasi browser lalu mengirim kembali dalam bentuk laman web. Laman web tersebut dikirim oleh web server dalam bentuk dokumen HTML dan CSS kemudian di proses menjadi laman web yang dapat di nikmati oleh pembaca dengan tampilan yang menarik.

Ada beberapa contoh web server yang banyak digunakan, yaitu Web Server Apache, Web Server Litespeed, lalu ada Web Server Nginx, dan juga Web Server Internet Information Service (IIS).

2. VPN


VPN kepanjangan dari Virtual Private Network adalah koneksi yang aman antara dua segmen dari jaringan pribadi yang digunakan pada jaringan publik yang bertujuan untuk mengurangi biaya operasional. Lalu kedua segmen tersebut disambungkan melewati jaringan publik. VPN menggunakan dua teknologi untuk dapat mengamankan jaringannya, yaitu teknologi Tunneling dan Encryption.

Secara garis besar, VPN merupakan teknologi yang memungkinkan untuk dapat terkoneksi ke jaringan publik dengan aman. Fungsinya adalah kerahasiaan dan juga keutuhan data dan autentikasi sumber.

3. FTP 


FTP atau File Transfer Protocol adalah sebuah protokol internet yang memberikan akses data server pada satu jaringan, dan juga memungkinkan para kliennya melakukan pertukaran serta transfer file melalui server internet. Dengan FTP, Anda bisa dengan mudah melakukan pengunduhan, meng-upload, mengakses, serta mengelola file di server internet secara mudah. Adapun SFTP yang memberikan kemanan bagi klien untuk melindungi data yang sedang di transfer.

Baca juga : Cara Mudah Membuat Blog di DomaiNesia

Fungsi dari FTP adalah untuk memberikan pelayanan kepada klien dalam melakukan akses transfer data tersimpan yang ada di server.

4. DHCP


DHCP adalah singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol. Sebuah protokol yang berbasis arsitektur client atau server yang memudahkan pengalokasian alamat IP yang berada dalam satu jaringan.

Secara garis besar, fungsi server ini adalah memberikan layanan alamat IP secara otomatis kepada pengguna pada jaringan TCP/IP yang meminta, sehingga peran administrator tidak perlu disibukkan untuk membuat alamat IP secara manual untuk client.

5. Proxy Server


Proxy server merupakan program komputer yang bertindak sebagai komputer lainnya untuk melakukan request terhadap konten dari internet maupun dari jaringan intranet.

Dalam fungsinya, Proxy Server ialah sebagai gateway untuk setiap komputer kliennya, selain itu juga guna untuk mengamakan IP address pengguna saat menjelajahi internet. Proxy membuat IP address  terlindungi sehingga tidak rawan terkena virus malware dengan itu informasi yang tersimpan pada browser aman.

6. DNS


DNS atau Domain Name Server merupakan suatu layanan untuk memberikan informasi menerjemahkan nama host atau domain anda ke IP Address. Jika anda melakukan browsing ke alamat domain tertentu maka yang akan dilakukan pertama kali adalah menanyakan ke mesin DNS kemudian DNS akan memberikan alamat IP server yang di tuju. Seperti misalnya anda browsing ke www.alvinkannabi.com, maka DNS akan mengganti nama domain tersebut dengan alamat IP, misalnya alamat IP nya adalah 192.211.48.164. Dengan itu, fungsi dari DNS adalah menyimpan alamat IP yang nantinya akan digunakan sebagai pengganti sebuah alamat domain.

Posting Komentar untuk "Macam-Macam Jenis Aplikasi Server yang Perlu Anda Ketahui"