Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

iklan header

Untuk Pemula Pilih Blog Micro Niche atau Broad Niche ?

Topik atau niche yang dibahas dalam blog beragam dan bebas memilih. Namun secara umum, orang-orang mengklasifikasikan menjadi dua macam, yaitu blog micro niche dan blog broad niche.

Blog micro niche ini merupakan sebuah blog yang membahas satu macam topik, misalnya teknologi. Sedangkan blog broad niche atau lebih sering dikenal blog gado-gado membahas tentang berbagai macam topik.


Untuk memilih jenis mana yang kamu pilih, tergantung kebutuhan kamu. Masing-masing jenis memiliki keunggulan dan kelemahan yang berbeda. Tergantung bagaimana kamu mengambil langkah.

Nah, untuk seorang blogger pemula, kira-kira mana yang lebih baik untuk dipilih? Sebelum membahas mana yang lebih baik, kamu wajib paham perbedaan antara keduanya. Dengan begitu kamu bisa memilih dengan matang.
Berikut beberapa perbedaan antara blog micro niche dengan blog broad niche (blog gado-gado):

Optimasi SEO

Hal yang biasanya membedakan antara blog micro niche dengan blog broad niche ialah tingkat kemudahan dalam optimasi SEO. Blog micro niche lebih mudah dalam optimasi SEO ketimbang blog broad niche.

Untuk optimasi SEO, pastinya berkaitan dengan link building, baik untuk internal link maupun backlink. Nah, kalau blog tersebut micro niche atau satu topik maka memudahkan kamu dalam link building.

Beda halnya dengan blog broad niche atau blog gado-gado multi niche, pastinya akan sulit untuk dalam building. Intinya jenis blog ini tidak memiliki indentitas yang jelas untuk mendapatkan backlink.


Konsistensi Pengisian Konten

Perbedaan niche tentunya mempengaruhi konsistensi pembuatan konten. Rata-rata banyak blogger pemula yang memilih blog gado-gado karena jenis blog ini mudah untuk menemukan ide dalam pembuatan konten.

Dengan beragamnya topik-topik yang dimasukkan dalam blog memberikan ruang yang lebih luas dalam pencarian ide untuk pembuatan judul. Dengan begitu, pengisian konten blog lebih konsisten.

Sedangkan untuk blog micro niche cenderung sulit dalam melakukan pencarian ide untuk judul konten. Ini karena ruang lingkup topik yang dibahas memang lebih sempit dibandingkan dengan blog broad niche.

Loyalitas Visitor

Visitor juga menjadi faktor penting yang membedakan antara blog micro niche dengan blog broad niche atau blog gado-gado. Percaya atau tidak, visitor menjadi pertimbangan penting para blogger ketika memilih jenis blog.

Blog broad niche atau blog gado-gado memiliki visitor yang lebih banyak, mereka hadir dari banyak kalangan. Karena beragamnya topik yang disajikan dalam blog akan mengundang ragamnya kalangan visitor.

Berbeda halnya dengan blog micro niche yang memiliki visitor lebih sedikit kalangan. Hal ini pastinya karena informasi yang disajikan dalam blog tidak terlalu beragam, topiknya hanya itu-itu saja.


Akan tetapi, hal ini pastinya ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Meskipun blog micro niche memiliki sedikit visitor, tapi loyalitas mereka terhadap blog micro niche cenderung lebih tinggi. Nah, itulah beberapa perbedaan yang menjadi parameter tentang keunggulan dan kelemahan dari masing-masing jenis blog. Semua perbedaan itu harus kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Jika kamu seorang pemula, kamu bisa memilih membangun blog broad niche atau blog gado-gado. Mengapa begitu? Karena untuk tahap awal kamu harus rutin dan konsisten dalam mengisi konten.

Akan tetapi, jika kamu menguasai suatu bidang dan ingin membahas di blog kamu, itu tidak masalah kalau harus memilih blog micro niche. Karena pada tahap awal pembangunan blog juga memerlukan optimasi SEO secara mendasar. 

Posting Komentar untuk "Untuk Pemula Pilih Blog Micro Niche atau Broad Niche ?"