Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

iklan header

Optimasi SEO dalam Algoritma Google Brain

Selama ini kita sudah banyak mendengar istilah google brian. Namun tak banyak yang paham dan dapat memahami algoritma ini dalam memainkan SEO pada website-website yang mereka kelola.

Pada dasarnya, google brain ini lebih memudah para pemilik website dan blog dalam melakukan optimasi SEO. Dengan adanya google brain, tidak perlu lagi melakukan hal-hal yang ribet dalam pemilihan judul.

optimasi-seo-dalam-algoritma-google


Contohnya, pada beberapa waktu lalu sebelum muncul algoritma google brain, misalnya kita menargetkan keyword “tips dan trik bisnis”, maka pastinya harus meletakkan kata tips dan trik pada judul.

Beda halnya dengan adanya google brain sekarang ini, dengan mengetikkan keyword trik, biasanya juga akan muncul judul terkait, termasuk dengan keyword “tips”. Ini algoritma yang menguntungkan buat pemain SEO.


Akan tetapi, di luar itu, tetap ada beberapa upaya dalam melakukan optimasi SEO yang harus dilakukan agar bisa bekerja dalam algoritma tersebut secara sempurna. Nah, berikut beberapa hal yang harus dilakukan agar optimasi bekerja maksimal:

Buat Konten yang Relevan

Konten selalu menjadi bahan dasar dalam pengelolaan sebuah website atau blog. Konten yang berkualitas akan memiliki peluang besar dalam persaingan di antara berbagai konten yang ada di halaman google.

Kualitas konten ini terhitung mulai dari isi, judul maupun hal terpenting lainnya seperti keyword. Semua struktur ini harus dikemas secara menarik dan memiliki nilai yang maksimal.

Canggihnya, dengan algorima google brain, kamu tidak perlu lagi membuat judul yang kaku karena terlalu memaksakan keyword yang menjadi target. Kamu cukup membuat memasukkan keyword yang relevan.

Dan yang terpenting, kamu membuat isi artikel yang kamu tulis relevan. Misalnya target keywordnya “trik marketing bisnis” kemudian membuat judul “strategi marketing bisnis”, maka keduanya harus bisa diulas secara baik dalam satu konten itu.

Pakai LSI Keyword

LSI ini merupakan singkatan dari Latent Semantic Indexing. Jadi, LSI keyword ialah keyword-keyword yang relevan dengan keyword utama. LSI keyword ini juga bisa disebut dengan sinonim dari keyword utama.

Meskipun begitu, LSI keyword ini tidak mesti nampak relevan secara langsung dengan keyword utama. LSI keyword ini termasuk keyword-keyword yang berkaitan dengan keyword utama, sekalipun bukan sinonimnya.

Untuk menyeimbangkan pengoptimalan SEO dengan algoritma google brain, kamu harus pandai menggunakan LSI keyword. Jangan terlalu terpaku untuk merangkai keyword yang kaku.

Misalnya, kamu menargetkan keyword “Langkah melipat baju”, nah agar lebih menarik, kamu bisa menggunakan keyword “cara praktis melipat baju”. Artinya keyword yang ditargetkan tidak harus berkumpul.

Ini salah satu contoh sederhananya. Masih ada hal contoh lain yang berkaitan dengan penggunaan LSI keyword. Jadi, pada intinya, gunakan saja keyword yang mendekati keyword utama, agar lebih nyaman dicerna oleh user.

Manfaatkan Anchor Text

Seperti yang kamu ketahui, anchor text ini memiliki peran yang cukup besar dalam optimasi SEO. Sangat disayangkan kalau anchor text disia-siakan dalam pengoptimalan SEO website yang kamu kelola.

Pada algoritma google brain, anchor text malah lebih bisa dimanfaatkan dengan berbagai variasi. Misalnya, antara keyword “trik marketing bisnis” dan “strategi marketing bisnis” dapat dijadikan anchor text.


Penggunaan anchor text untuk kedua keyword ini tak hanya berlaku untuk link dalam satu artikel, namun juga bisa dimanfaatkan untuk internal link antar artikel. Yang pastinya artikel-artikel yang saling relevan.

Jadi, untuk mencapai optimasi SEO yang maksimal, kamu tidak perlu lagi terpaku pada aturan optimasi SEO yang lama. Karena dengan adanya algoritma google brain, google menjadi lebih cerdas mencerna maksud konten yang kamu tulis.

Posting Komentar untuk "Optimasi SEO dalam Algoritma Google Brain"